ADAB MEMBACA AL QUR’AN
Hendaknya seorang yang membaca Al Qur’an memperhatikan adab-adab
dalam membaca kalam Allah Azza wa Jalla yang mulia ini, sebagaimana
disebutkan berikut ini:
1. Hendaknya suci dari hadats besar atau kecil.
Sebagaimana Imam Bukhari rahimahullah, beliau sebelum menulis Al Hadits,
berwudlu kemudian shalat dua raka’at baru kemudian menulis Al Haditr,
oleh karena itulah Allah jadikan kitab beliau sangat barakah dan
bermanfaat bagi kaum muslimin. Namun Imam Bukhari sendiri telah
memberikan suatu bab dalam Shahih Bukhari tentang membaca Al Qur’an
setelah hadats atau yang lainnya, demikian pula Nabi shallallahu ‘alaihi
wasallam selalu berdzikir kepada Allah Azza wa Jalla di semua waktunya.
2. Hendaknya menghadap kiblat dikala membaca Al Qur’an.
Tetapi tidak mengapa kalau tidak menghadap kiblat, ini sebagai suatu
keutamaan karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan para shahabat
radhiyallahu ‘anhum dalam suatu perjalanan melantunkan bacaan Al Qur’an
yang tidak mungkin kendaraan mereka selalu menghadap kiblat.
3. Menahan bacaan ketika sedang menguap.
Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
“Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap, jika di antara kalian bersin dan memuji kepada Allah maka bagi setiap orang muslim yang mendengarnya mengatakan “yarhamukallah” (semoga Allah merahmati kalian) adapun menguap itu dari syaithan, jika kalian menguap hendaklah menahannya dengan semampunya, karena jika kalian menguap maka tertawalah syaithan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
4. Hendaknya berlindung kepada Allah dari godaan syaithan.
Sebagaimana firman Allah Azza wa Jalla:
“Maka jika kalian mau membaca Al Qur’an hendaklah berlindung kepada Allah dari godaan syaithan yang terkutuk.” (An Nahl: 98)
Adapun bunyinya adalah,
“A’udzu billaahi minasy syaithanir rajiim”.
5. Tidak boleh meniru seperti suara perempuan.
Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, “Rasulullah telah mengutuk laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki.” (HR. Bukhari)
Telah berkata Al Hafidz Ibnu Hajar dalam jilid 10/388:
“Adapun celaan tasyabbuh dengan perkataan dan gaya berjalan itu khusus bagi yang sengaja, adapun yang memang diciptakan seperti itu maka diperintahkan agar senantiasa berusaha merubahnya.”
6. Tidak memutus bacaan Al Qur’an kecuali karena suatu darurat seperti menjawab salam.
7. Berusaha memperbagus suara.
Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:
Dari Sa’ad bin Abi Waqqas radhiyallahu ‘anhu berkata, telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
“Bukan jalan kami siapa yang tidak melagukan Al Qur’an.” (HR. Abu Dawud)
8. Membaca dalam keadaan khusyu’ dan berusaha memahami Al Qur’an.
Sebagaimana firman Allah Azza wa Jalla:
“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur’an? Kalau sekiranya Al Qur’an itu bukan dari sisi Allah, tentunya mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.” (An Nisaa’: 82)“Ini adalah sebuah Kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayat-Nya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran.” (Shaad: 29)
9. Hendaknya bersih baju dan badan serta mengenakan siwak
sebelum membaca, karena malaikat itu meletakkan mulutnya ke mulut
pembaca. (HR. Ali bin Abi Thalib / Al Bazzar)
10. Berlindung kepada Allah dari ayat-ayat siksa dan meminta karunia-Nya ketika ada ayat-ayat rahmat.
Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:
“Dari Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu, saya shalat bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pada suatu malam, ia mulai dengan surat Al Baqarah, saya berkata (dalam hati) ruku’ pada (ayat) seratus, kemudian berlalu, saya berkata ruku dengannya, kemudian meneruskan membaca An Nisaa’, kemudian Ali Imran, beliau baca dengan pelan, kalau lewat suatu ayat di dalamnya ada tasbih beliau bertasbih, ada ayat permintaan beliau meminta, ada ayat perlindungan beliau berlindung.” (HR. Muslim)
Pemesanan: 031 77496949 atau 085730135166







0 comments: